KEWENANGAN KLINIS BIDAN PRAKTISI (BP) II

 KEWENANGAN KLINIS BIDAN PRAKTISI (BP) II

No

Kegiatan

Kompetensi Klinis

1

Melakukan Pengkajian

1.    Melakukan pengkajian kasus fisiologi dengan masalah dan kegawat daruratan

2

Melakukan Analisis Data

1.    Melakukan analisis dan penegakan dignosa kebidanan kasus fisiologi dengan masalah dan kegawat daruratan

3

Menyusuan rencana asuhan kebidanan

1.  Menyusun rencana asuhan kebidanan kasus fisiologi dengan masalah dan kegawat daruratan dengan berdasarkan dignosa kebidanan yang ada

2.  Membuat perencanaan kebutuhan pelayanan kebidanan saat bertugas (sarana prasarana, SDM)

4

Melakukan Intervensi Kebidanan Mandiri

1.    Melakukan tindakan kebidanan mandiri BP I

2.    Melaksanakan tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi pada pasien dan petugas

3.    Melakukan manajemen nyeri non farmakologik

4.    Melakukan intervensi pencegahan pasien jatuh

5.    Mengambil sampel laboratorium (hematologi rutin, kimia darah)

6.    Melakukan manajemen jalan nafas tanpa alat

7.    Melakukan pemberian oksigenasi dengan nasal kanule, simple mask, re/nonbreathing mask

  1. Melakukan pemberian oksigenasi dengan nasal kanule, simple mask, re/nonbreathing mask
  2. Melakukan bantuan pernafasan dengan Bag Valve Mask
  3. Monitoring pasien / perawatan WSD
  4. Melakukan observasi dan monitoring hemodinamik
  5. Melakukan tindakan manajemen muntah/mual
  6. Melakukan BHD dan BHL
  7. Melakukan tindakan wound care
  8. Melakukan transfer pada pasien pada level II
  9. Memberikan edukasi dan informasi kepada pasien dan keluarga
  10. Melakukan bladder training/re-training
  11. Memfasilitasi keluarga untuk mengekspresikan perasaan
  12. Memfasilitasi kebutuhan spiritual klien menjelang ajal dan memberikan dukungan pada keluarga dalam proses kehilangan, berduka dan kematian
  13. Mengukur saturisasi oksigen
  14. Manajemen kemoterapi
  15. Melatih pasien untuk makan sendiri
  16. Memonitoring kebutuhan cairan
  17. Mengobservasi dan monitoring resiko perdarahan
  18. Melatih pasien ambulasi
  19. Memfasilitasi kebutuhan spiritual pasien
  20. Melakukan serah terima pasien
  21. Melakukan pengelolaan pasien dengan penyakit terminal
  22. Melakukan perawatan pasien sesudah operasi
  23. Menyiapkan pasien pulang dan melakukan discharge planning
  24. Mengobservasi dan menilai tanda-tanda pasien syok dan melapor ke PK III atau dokter
  25. Memfasilitasi suasana lingkungan yang tenang dan aman
  26. Melakukan perawatan pada pasien yang terpasang drainase

34. Melakukan komunikasi dan kolaborasi dengan tim kesehatan lain

35. Mempersiapkan instrument untuk tindakan pemasangan dan pelepasan IUD

36. Mempersiapkan instrument untuk tindakan pemasangan dan pelepasan implant

37. Melakukan massage dan pijat pada bayi

38. Melakukan langkah awal resusitasi

39. Memfasilitasi IMD

40. Memberikan imunisasi bayi (Hb0)

41. Memberi injeksi Neo K

42. Memberikan salf dan tets mata bayi

43. Melakukan observasi luka operasi

44. Melakukan observasi puerperium

45. Memfasilitasi senam nifas

46. KIE ASI Ekslusif

47. KIE personal hygiene

48. Melakukan pencegahan dan penanggulangan infeksi nasokomial

49. Pengelolaan pasien dengan penyakit menular

50. Memfasilitasi pasien mandi di tempat tidur

51. Mengganti alat tenun dengan pasien di atasnya

52. Menjaga kebersihan lingkungan pasien

53. Mengatur posisi duduk

54. Mengatur posisi fowler (setengah duduk)

55. Mengatur posisi sym

56. Mengatur posisi trendelenburg

57. Mengatur posisi dorsal recumbent

58. Mengatur posisi lithotomi

59. Memiringkan pasien

60. Memfasilitasi pasien pindah dari tempat tidur ke kereta dorong atau sebaliknya

61. Memfasilitasi pasien yang pindah sendiri ke kereta dorong atau sebaliknya

62. Mengukur suhu badan melalui axial

63. Mengukur suhu badan melalui anus

64. Mengukur tekanan darah

65. Menghitung denyut nadi/denyut jantung

66. Menghitung pernafasan

67. Mendokumentasikan tanda-tanda vital pada form kurve harian

68. Memberi kompres hangat

69. Memberi kompres dingin

70. Merawat pasien yang akan meninggal

71. Merawat pasien yang sudah meninggal

72. Melakukan pendokumentasian dengan baik dan benar

73. Menyiapkan pasien pulang

74. Melakukan pendidikan kesehatan tentang perawatan bayi di rumah

75. Melakukan Af Hecting

76. Mengambil sampel darah vena

77. Melakukan pengambilan sampel cairan ketuban

78. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology aff IUD tanpa fileamen (pelatihan boleh melakukan mandiri)

79. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology jahit serviks/fornix

80. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology dauglas fungsi

81. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology manual plasenta tanpa narkose

82. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology pasang dan angkat AKBK (Pelatihan boleh tindakan mandiri)

83. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology hidrotubasi

84. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology eksterpasi polip sedang

85. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology inseminasi

86. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology cryoterapi

87. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology kolposkopi

88. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology episiotomi

89. Mempersiapkan tindakan operatif obstetric dan gynecology kuret dengan AVM

 

5

Melakukan intervensi kolaboratif (atas advis/ standing order)

1.    Melakukan tindakan kebidanan kolaboratif BP I

2.    Melakukan resusitasi jantung paru

3.    Pemberian oksigen dengan nasal kanule

4.    Pemberian oksigen dengan simple mask

5.    Membaca dan melaporkan hasil laboratorium pada dokter

6.    Melakukan cek gula darah (glucotest)

  1. Memasang infus dengan atau tanpa penyulit
  2. Manajemen cairan dan elektrolit
  3. Melakukan resusitasi cairan
  4.  Memasang tube feeding tanpa penyulit
  5. Menyiapkan pasien untuk pleura punctie, lumbal punctie
  6. Menyiapkan pasien dan alat untuk pemasangan ETT
  7. Memasang kateter tanpa penyulit
  8. Memeberikan obat secara IM, IC, IV, SC
  9. Memberikan obat menggunakan infus/syringe pump
  10. Melakukan spoeling kateter
  11. Melakukan spoeling NGT
  12. Memfasilitasi pasien untuk permintaan darah
  13. Memberikan dan monitor pemberian tranfusi dara dan komponen darah (FFP, albumin)
  14. Melakukan suction tracheal
  15. Menyiapkan pasien ntuk operasi besar dan khusus
  16. Merawat pasien dengan colostomi (stoma)
  17. Melakukan angkat jahitan
  18. Aff alat invasif (drain)

25.  

26. Mendampingi dokter visite

27. Memberikan obat-obat emergency dan life saving

28. Melakukan interpretasi hasil skin test

29. Melakukan pertolongan persalinan dengan penyulit (KPD, KWH dengan induksi, IUFD)

30. Asisten tindakan kuretase

31. Melakukan persiapan operasi besar

32. Melakukan perawatan pasien nifas dengan IUFD, infeksi

33.  

6

Melakukan evaluasi

1.      Melaporkan segala perubahan dan kondisi pasien kepada BP III atau DPJP

2.      Mengkaji respon pasien terhadap tindakan kebidanan mandiri dan kolaborasi

3.      Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan kebidanan

4.      Merevisi rencana asuhan kebidanan

5.      Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan

7

Prinsip Etik

Sesuai BP I

8

Komunikasi Terapeutik

Sesuai BP I

9

Patient Safety

Sesuai BP I

10

PPI

Sesuai BP I

11

Pendidik

Sesuai BP I

12

Peneliti

1.    Melakukan interpretasi data indikator mutu

2.    Melakukan penelitian kebidanan sebagai peneliti pendamping


Post a Comment for "KEWENANGAN KLINIS BIDAN PRAKTISI (BP) II"