SPO MELAKUKAN VENA SEKSI

Pengertian Vena Seksi

Vena seksi adalah prosedur pembedahan gawat darurat untuk mendapatkan akses ke pembuluh darah vena untuk tujuan resusitasi pada penderita syok, khususnya syok hipovolemik.

Syok merupakan keadaan dimana terdapat ketidak normalan dari sistem peredaran darah yang mengakibatkan gangguan pada organ, seperti gangguan transpor oksigen ke jaringan yang tidak adekuat. 

Salah satu jenis keadaan syok ini adalah syok hipovolemik, dimana penyebabnya bisa karena perdarahan atau bukan perdarahan. Penanganan pertama dari keadaan syok hipovolemik adalah resusitasi cairan baik peroral, enteral maupun perenteral. 

Perenteral disini meliputi pembedahan dan non pembedahan. Dalam kaitan penegakan diagnosis dan pengobatan, diperlukan beberapa disiplin ilmu terkait antara lain patologi klinik, dan radiologi.

Indikasi dilakukan tindakan Vena Seksi

Penderita syok hipovolemik yang dengan cara non pembedahan (perkutaneus) tidak bisa didapatkan akses vena untuk resusitasi cairan.

Kontra Indikasi Tindakan Vena Seksi 


  • Trombosis vena 
  • Koagulopati (PT atau PTT > 1.5 x kontrol)

Tehnik Operasi Vena Seksi

Persiapan Alat dan Bahan

1.      Alat

1)      Lidocain 0,5%

2)      Larutan antiseptic

3)      Duk steril

4)      Heating set

5)      Ganggang pisau bedah

6)      Handscoen steril

7)      Betadine

8)      Kasa steril

9)      Plaster

10)  Benang heating sesuai ukuran atau indikasi

11)  Spuit sesuai kebutuhan

12)  Abocath sesuai indikasi

13)  Mata pisau bedah

14) Gunting

15) Set infuse beserta cairan sesuai indikasi

16) Scerm untuk privacy

Prosedur Kerja Vena Seksi

  1. Siapkan kulit pergelangan kaki dengan larutan antiseptik dan tutup daerah lapangan operasi dengan duk steril atau bisa juga daerah femoral atau di lengan penderita.
  2. Lakukan anestesi infiltrasi pada kulit dengan lidokain 0.5%.
  3. Insisi kulit melintang setebalnya dibuat di daerah anestesia sepanjang 2.5 cm.
  4. Diseksi tumpul, dengan menggunakan klem hemostat yang lengkung, vena diidentifikasi dan dipotong dan dibebaskan dari semua jaringan disekitarnya.
  5. Angkat dan diseksi vena tsb sepanjang kira-kira 2cm untuk melepaskannya dari dasar.
  6. Ikat vena bagian distal, dan mobilisasi vena, tinggalkan jahitan di tempat untuk ditarik (traction).
  7. Pasang pengikat keliling pembuluhnya, arah cephalad
  8. Buat venotomi yang kecil melintang dan dilatasi perlahan-lahan dengan ujung klem hemostat yang ditutup.
  9. Masukkan kanul plastik melalui venotomi dan ikat dengan ligasi proksimal keliling pembuluh dan kanul. Kanul harus dimasukkan dengan panjang yang cukup untuk mencegah terlepas.
  10. Sambung pipa intravena dengan kanul dan tutuplah insisinya dengan jahitan interupsi.
  11. Pasang pembalut steril dengan salep antibiotik topikal.

Komplikasi Vena Seksi

Komplikasi yang terjadi adalah perdarahan. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan bebat tekan. Komplikasi lain adalah infeksi baik flebitis maupun selulitis, untuk menanganinya cabut kateter, kompres hangat, serta elevasikan tungkai, serta berikan antibiotik jika perlu. 

Komplikasi lain adalah hematoma, trombose pembuluh, robekan syaraf serta arteri. Mortalitas (tidak ada)

Perawatan Pasca Bedah

Perawatan pasca vena seksi harus benar-benar diperhatikan terutama daerah tempat di lakukan vena seksi harus bebas infeksi.Hal ini bisa dicegah dengan rawat luka setiap hari, serta ditutup dengan kassa steril. Jika ada indikasi infeksi sebaiknya kateter vena di cabut.

Follow-Up

Penderita pasca syok hipovolemik setelah syok teratasi. Kateter vena dapat dilepas dan bila penderita sudah bisa peroral sebaiknya terapi maintenance dengan peroral atau dengan menggunakan akses intravena lainnya yang non pembedahan. Luka pasca vena seksi harus dirawat aseptik.

Yang dievaluasi: klinis, tanda-tanda vital, tanda-tanda infeksi

0 Response to "SPO MELAKUKAN VENA SEKSI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel